• kamut
    perjumpaan ini

    I like what they write, and copy back here. share if it's useful

Showing posts with label puisi sedih dan galau. Show all posts
Showing posts with label puisi sedih dan galau. Show all posts

puisi inggris-The Chimney-Sweeper

 william blakePuisi inggris

The Chimney-Sweeper

When my mother died I was very young,
And my father sold me while yet my tongue
Could scarcely cry 'Weep! weep! weep! weep!'
So your chimneys I sweep, and in soot I sleep.
There's little Tom Dacre, who cried when his head,
That curled like a lamb's back, was shaved; so I said,
'Hush, Tom! never mind it, for, when your head's bare,
You know that the soot cannot spoil your white hair.'
And so he was quiet, and that very night,
As Tom was a-sleeping, he had such a sight!--
That thousands of sweepers, Dick, Joe, Ned, and Jack,
Were all of them locked up in coffins of black.
And by came an angel, who had a bright key,
And he opened the coffins, and set them all free;
Then down a green plain, leaping, laughing, they run
And wash in a river, and shine in the sun.
Then naked and white, all their bags left behind,
They rise upon clouds, and sport in the wind;
And the angel told Tom, if he'd be a good boy,
He'd have God for his father, and never want joy.
And so Tom awoke, and we rose in the dark,
And got with our bags and our brushes to work.
Though the morning was cold, Tom was happy and warm:
So, if all do their duty, they need not fear harm.



"Ketika ibuku meninggal, aku masih sangat muda, Dan ayah saya menjual saya sementara lidah saya Hampir tidak bisa menangis 'Menangis! menangis! menangis! menangis!' Jadi cerobong Anda saya sapu, dan dalam jelaga saya tidur. Ada sedikit Tom Dacre, yang menangis ketika kepalanya, Yang melengkung seperti punggung domba, dicukur; jadi saya bilang, 'Hush, Tom! lupakan saja, karena, ketika kepala Anda telanjang, Anda tahu bahwa jelaga tidak bisa merusak rambut putih Anda. ' Jadi dia diam, dan malam itu juga, Karena Tom sedang tidur, dia memiliki pemandangan seperti itu! Ribuan penyapu, Dick, Joe, Ned, dan Jack, Apakah mereka semua dikurung di peti mati hitam. Dan datanglah malaikat, yang memiliki kunci yang cerah, Dan dia membuka peti mati, dan membebaskan mereka semua; Kemudian menuruni dataran hijau, melompat, tertawa, mereka berlari Dan cuci di sungai, dan bersinar di bawah sinar matahari. Kemudian telanjang dan putih, semua tas mereka tertinggal, Mereka naik ke atas awan, dan olahraga di angin; Dan malaikat itu memberi tahu Tom, apakah dia akan menjadi anak yang baik, Dia akan memiliki Tuhan untuk ayahnya, dan tidak pernah menginginkan kebahagiaan. Dan Tom bangun, dan kami bangkit dalam kegelapan, Dan dapatkan tas dan sikat kami untuk bekerja. Meskipun pagi itu dingin, Tom senang dan hangat: Jadi, jika semua melakukan tugasnya, mereka tidak perlu takut bahaya"
Share:

Puisi-Tentang Luka Indah

Puisi-Tentang Luka Indah

puisi

tergores luka kisah indah
yangkan selalu singgah
mungkin takan sirnah
meski waktu begulir berubah
janji yangku ucap takkan terhenti
meski jauh kau pergi
ku tau kau takan kembali
singgahi kekosongan hati
kau… kau yangku sayang
meski rasa sayang telah berkurang
namun kau tetap yang kusayang
meski gelap rintang menghalang
bukannya ku bisu
tuk ungkap cari yg baru
namun kau harus tau
hati ku masih untuk mu
yah ku…
akuiku tak piawai main gitar
apalah dia si kulit bundar
tapi ku buat pena berdansa
rangkai kata tentang kita
indah yang ku rasakadang goreskan luka
Share:

Puisi sedih-jangan buang sia-sia air matamu itu

puisi sedih


Puisi sedih-jangan buang sia-sia air matamu itu


Ketika kau tlah tak mampu bertarung dgn masalahmu
Kau boleh bersandar di bahuku
Kau boleh menangis sepuasmu disisiku
Kau pun boleh membuang sgala laramu padaku


Ketika kau tlah tak dapat lagi mengahadang sgala tantanganmu
Kau boleh berteriak sepuasmu
Jika kau tak mampu berdiri lagi kau boleh bertumpu padaku
Dan kau pun boleh menjadikanku pelampiasanmu


Namun ketika kau tak mampu berhadapan denganny
Kau tak boleh membuang setetespun air matamu
Kau tak boleh jatuh dalam genggaman tanganny
Dan kau tak boleh masuk ke dalam ranjau yg telah dibuatny


Kau boleh menjadi cengeng disisiku
Namun kau tak boleh terlihat cengeng dihadapanny
Ku tak ingin air matamu terbuang sia-sia
Hanya untuk menangisi dia yg telah menyakiti hatimu


Hapuslah air matamu itu
Jika kau tak mampu menghapusnya dari pipimu
Biarkan aku yg kan menghapusnya untukmu
Dan biarkan aku menghapus sgala laramu


Kumohon padamu hapuslah air matamu
Karena ku tak ingin kau bersedih
Kau tau?
Aku rindu kau yang selalu tersenyum
Share:

Puisi Galau- Lelah

puisi galau

Puisi Galau- Lelah
Lelah..

Satu kata yang saya rasakan saat ini..

Saya lelah..

Terus berdiri pada sebuah ketidak pastian..

Saya lelah..

Terus berjalan pada sebuah impian yang tak pernah nyata..

Iya, saya lelah..

Lelah karna saya terlalu mengejar..

Lelah karna saya terlalu berharap..

Lelah karna saya terlalu mengikuti ego..

Hingga akhirnya skrg hati saya yang menjerit kelelahan..

Anda tidak pernah tahu seberapa sakit saya bertahan..

Dan Anda pun tidak pernah tahu, seberapa banyak air mata yang saya keluarkan..

Saya sudah terlalu lelah..

Saya rasa semuanya telah cukup..

Saya tidak menyerah..

Tapi saya sudah terlalu lelah..

Dan saya mulai sadar, ada sesuatu Yang tidak bisa di paksa kan..

Dan saya pun telah sadar, telah hadir seseorang yang lebih anda utamakan dan itu bukan saya..

Saya lelah..

Tapi saya berharap, semoga lelah ini tergantikan dengan hadirnya seseorang yang tidak akan membuat saya jatuh berkali-kali seperti anda.. .

Dan semoga kelelahan saya, bisa menyadarkan anda..

Bahwa berjalan sendiri itu lebih sakit dari pada patah hati..
Share:

Puisi sedih -Melepasmu


Melepas
puisi sedih
Hari ini hujan kembali turun.
Dan awan kelabu mulai mengejar langit.
Aku tak mengerti tentang satu pun.
Karena hati ini hanya merasa sakit.


Bisakah kau kembali untuk tidak datang.

Agar aku tak perlu memaksa untuk lupa.

Karena aku tahu cerita ini akan segera usang.

Dan ketika detik itu datang kita takkan lagi berjumpa.


Kau tak pernah tahu sepilu apa perih ini.

Kau pun tak pernah tahu seberat apa aku melepas.

Aku benar lumpuh akan cinta ini.

Seolah untukku tak lagi tersisa sehembus napas.


Tak pernah ku tahu kapan kaki berhenti menapak.

Menyudahi segala perih yang kurasa.

Tak bisa kah kau tinggal untuk sejenak.

Agar cinta masih dapat ku rasa.


Tak apa jika perlu menunggu.

Cinta bukan soal waktu.

Namun sampai kapan aku bertumpu

Pada cinta yang tak pernah satu.


Cukup lelah untuk melihat memori.

Hanya tangis yang mengakhiri.

Siapkah aku untuk lari

Meski cinta takkan bisa pergi
puisi galau
Share:

Puisi sedih Pergi tanpa kata


Puisi sedih Pergi tanpa kata

puisi sedih
Untukmu wanita yang pergi tanpa kata..

Kau hadir merubah abu menjadi biru..

Kau hadir memberi warna dalam jiwa..

Kau membuat hati ini tersenyum bahagia..

Kau menemani setiap detikku..

Kau bawa aku terbang melayang..

Aku mulai percaya bahwa kau adalah Cinta..

Namun waktu begitu singkat, dalam sekejap kau goreskan luka..

Yang mampu merobek relungku..

Kau pergi tanpa kata,

Membuat hati ini terluka,

Dalam sekejap kau membuatku tersenyum dan dalam waktu singkat kau mampu membuatku tertawa, namun kini aku bagai daun yang jatuh dikolam kadang dipermainkan angin dan gelombang, selebihnya dijerat kesunyian..
Share:

Puisi sedih Dilema


Puisi sedih Dilema
puisi sedih
Kala senja menyapa dunia

Aku terpaku terdiam memandang sudut mega

Tenggelamkan diri dalam indahnya suasana

Mengelola hati yang gelisah tak kunjung reda


Dilema,

Entah apa yang sedang ku rasa

Terbayang mimik wajah seorang wanita

Teman berkelana yang menangis karena asa

Di sudut panji-panji cinta


Cinta,

Ternyata perkara cinta membuat kita harus berdusta

Pandangan mata yang seakan baik saja

Menyiratkan dalamnya luka yang ia rasa


Sungguh, aku tak kuasa harus berbuat apa

Hanya lantunan doa terpatri dalam jiwa

Sebagai ucap maafku untuk mu disana
Share:

Puisi sedih Luka harga diri


Puisi sedih Luka harga diri

puisi sedih
Perkara menghargai dan dihargai memang sulit dipahami

Kekesalan yang memuncak menjadi pilu tersendiri

Mendengar duri tajam kalimat manusia sebetulnya biasa

Hanya rasa hati ingin mendendam tak bisa dihempas


Urat malu bahkan kiat melonggar

Hampir putus tersambar amarah

Perban sekian gulung mungkin tak mampu membalut luka

Tersisa rintihan kesakitan yang tak habis dimakan masa


Bukan gila hormat atau gila jabatan

Tapi harga diri masih perlu posisi

Saat kehormatan tak lagi jadi pedoman

Lantas untuk apa terus membela diri?


Habislah kesalahan terumbar-umbar

Tetap saja kami yang salah

Para pendengar tak berpandang luas

Bagi kalian si pemandang tak kasat mata
Share:

Puisi sedih Berakhir seorang diri


Puisi sedih
Berakhir seorang diri

puisi sedih

Tau kah kau aku bertarung seorang

Dengan rasa cinta yang sudah terlanjur tertanam

Tau kah kau aku bertarung seorang

Dengan kemelut hati yang terlalu serakah


Tau kah kau aku berharap kau segera tiba

Seperti mengharap senja datang menggantikan teriknya matahari

Sudah pasti tiadalah kau tau tentang hati ini

Karna mentaripun slalu menutupi gelapnya hati ini


Aku seorang diri mengeja kata demi kata lirih

Rindu yang menyelinap dalam sanubari tak bisa di abaikan lagi

Ketika kau mengatakan cinta yang kau miliki

Maka aku lah yang terbang tinggi


Layaknya merpati yang di rundung sepi

Terus berkelana mencari tempat kembali

Sebesar apapun cinta yang kau miliki

Tetaplah aku yang kan berakhir seorang diri
Share:

Puisi sedih - kasih yang terkoyak


kasih yang terkoyak

puisi cinta




canda tawa musnah tak ber asa




tangis bahagiapun sudah tiada




getir bila mengingat kebersama’an itu




tragis sudah terjadi kasih pun musnah




kini hanya nyanyian dalam hati




insan lemah tak berdaya




hanya jerit tangis dalam kata




indah tapi perih




suka tapi keduka’an




gembira tapi berbuah nestapa




lara hati tak ber tepi




musibah berbuah hikmah




bumi pun ikut menangis




hujan pun ikut menjerit




sang angkara sedang meraja




sungguh berani melawan bumi




matilah rasa hilang lah asa




hanya jerit sang buah hati




penawar nestapa……….
Share:

Puisi sedih - Tangisan Hati


Puisi sedih - Tangisan Hati


kuingin kau dengar




tangisan hatiku




kuingin kau rasakan




rintihan rinduku




bathinku menangis




teramat pilu




mengingat kenangan masa lalu




saat masih bersamamu




saat kau ada disisiku




benakku berkata




dengarkan pintaku




jiwaku meratap




wujudkan mimpiku
Share:

Puisi Sedih- sahabat tinggal kenangan


puisi galau
puisi galau

Puisi Sedih- sahabat tinggal
Sahabat……




Dulu kau ada lah teman sejatiku……




Tp mengapa engkau kini berbeda tidak seperti biasanya…..




Kini kau menghindr driQ……




Tanpa alasan apa pun…..







Tapi aku sadar skrng engkau prg dri ku karna kau benci padaQ………

Tp smpai kapanpun kenangan tdk akn pernah ku lupakan atau membecimu…..

Dan kenangan” kt tdk akan pernah trlupakan……

Meski persahbtn kt tinggal kenangan tapi engkau akan slalu jd shabtQ selamanya…….
Share:

Puisi sedih-Tangis dibalik senyum


puisi galau


Puisi sedih- Tangis dibalik senyum


puisi cinta


Diam terpaku meratapi diri


Ku dicintai dengan duri
Ku cicipi kasih sayang
Tapi..
Dibumbui dengan garam kegalauan.


Sakit dan terluka sudah terbiasa
Dibalik senyum ada tangis yang mendera.
Tersenyum dan menerima
Tapi..
Terkadang hati meronta.


Diam seribu bahasa
Meredam tangis dengan senyum ceria.
Tangis dibalik Senyum
Itu yang terbaca oleh nya.
Share:

Puisi sedih Baik-baik saja kau


Puisi sedih
puisi sedih
Baik-baik saja kau

Sisa air mata berebut dengan cahaya di ujung malam tadi

Berat dan gelisah suara pabggilan-panggilannya

Separuh jiwanya bertatapan dengan aksara hampa

Terbawa hujan, sayu berteduh di bawah tatapan kosong

Antara diammu dan bingung ku

Entah benak siapa yang akan lebih dulu merayu

Membuka atau mengulurkan tangan maju

Menyeka luka atau menguatkan bahu

Akankah ia berhambur memelukku

Dingin tatapannya buatku menggigil

Atau dibiarkan saja aku beku dan mati

Walau seluruh nafasku ingin kau kemari.
Share:

Puisi Sedih Kemarilah Hujan


Puisi Sedih Kemarilah Hujan









Terdiam dibawah langit yang kelam menghitam

Bersandar terdekap dinginnya hujan

Mendesah tak sadar tak ku hiraukan

Datanglah sendiri bila memang menenangkan

Jiwaku masih berapi”

Kemarilah, dinginkan hati

Bila memang pantas ku dapati

Jangan biarkan retak sepotong mimpi

Kosongkan tatapmu, isi penuh dengan cintamu

Datang dan datanglah meski sulit untuk ku raih

Datang dan sekalah air mata di pipi
Share:

Puisi Cinta Tanah Air Nusantara Indonesia


puisi nusantara

Puisi Cinta Tanah Air Nusantara Indonesia


puisi kemerdekaan






Indonesia, memiliki sejarah panjang yang berliku dan syarat akan makna. Mulai dari zaman kerajaan hindu, kemudian beralih ke kerajaan - kerajaan islam hingga kemudian menjadi perebutan oleh bangsa - bangsa penjajah hingga kemudian mengalami zaman reformasi. Perjalanan bangsa ini jika kita fikir secara mendalam, saat ini, ketika anda duduk di depan komputer menikmati berbagai fasilitas dan kebebasan untuk mengakses informasi, ada banyak darah yang telah tertetes, ada banyak nyawa yang melayang demi kemerdekaan bangsa Indonesia.






Kini dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang dapat kita rasakan tanpa berperang, tanpa merasakan ketakutan akan terbunuh rupanya telah menenggelamkan kita pada kemalasan. Bahkan, kita lupa dengan pahlawan - pahlawan dan kita lupa dengan nasionalisme yang karena perasaan cinta tanah air inilah sehingga kemudian bangsa ini kemudian lepas dari penjajahan negara asing. Maka, mari kita tanamkan kecintaan kita pada bangsa ini, bangsa yang tanahnya kita pijak, bangsa yang airnya kita minum, bangsa yang telah menhidupi kita dan mungkin bangsa yang akan menjadi tempat peristirahatan kita.






Karena pentingnya perasaan cinta tanah air, maka admin web ingin membagikan beberapa contoh puisi cinta tanah air yang diharapkan dapat membangkitkan semangat kebangsaan serta menambah kecintaan kita pada negeri yang dikenal sebagai potongan syurga, Selamat membaca artikel tentang puisi cinta tanah air indonesia.





Puisi Cinta Tanah Air Nusantara Indonesia






Dimana kemerdekaan?






Saat kau berkata


Negara Kita Negara Merdeka


Dimana kemerdekaan itu?






Apakah pada kontrak luar negeri


Apakah pada TKI - TKI yang bekerja sendiri


Hingga pulang membawa mati


Meninggalkan bayi - bayi






Ataukah pada kekayaan alam


Yang mengenyangkan bangsa lain


Menguras simpanan ibu pertiwi


Hingga bencana melanda negeri






Apakah ini yang disebut kemerdekaan


Saat kita tertunduk


Ketika Hukum kita tak lagi terhormat


Dan Pemimpin mengekor ketakutan






Wahai pemuda,


Dimana kemerdekaan kalian


Dimana perjuangan kalian


Kemerdekaan kita direnggut


Bukan lewat senjata dan perang


Kemerdekaan kita direnggut


Olah hancurnya ahlak dan moral






Dengan Apa Kita Bersyukur?




Anakku, Mari kita berdiri di tengah imajinasi


Bayangkan wahai pemuda,


Di kepala kalian terikat kain merah putih


Dan ditangan kalian, sebuah bambu runcing


Lihatlah kedepan, kesamping dan kebelakang


Senjata api tengah berdesing menyerang kita


Kawan - kawan kita mati tertembak timah panas


Darah mengucur, teriakan menggurita menembus suara






Lihatlah mereka yang terkapar kesakitan


Bayangkan ketakutan saat itu


Saat perjuangan untuk kemerdekaan kalian


Dan kalian berada di tengah medan pertempuran





Kini, jika engkau merasakan peluru itu menembusmu


Merasakan sakit pedih hingga meregang nyawa


Dan kau kembali ke masa kini


Melihat pengorbananmu menguap dibuang seperti sampah






Kemerdekaan yang mereka perjuangankan


Di bayar dengan kebejadan moral


Di lunas dengan minuman haram dan perzinahan


Di balas dengan pertempuran antar pemuda






Darah mereka di hargai dengan kemalasan


Dengan waktu - waktu yang terbuang


Dengan moral yang dibebaskan


Dengan semangat yang surut ditelan






Dengan apa kita bersyukur?

Tak perlu merasakan kepedihan


Hanya perlu menjaga impian pahlawan


Jadikan bangsa ini, negeri impian


Damai dalam akhlak kesantunan


Sejahtera dalam kemandirian






Renungan Merah Putih






Haruskan lebih banyak darah yang mengalir


Agar kita tahu betapa merah bendera kita


Adalah lukisan darah para pahlawan


Yang berani meregang nyawa


Demi sebuah KEMERDEKAAN






Haruskan lebih banyak kain kafan


Agar kita tahu betapa putih bendera kita


Adalah lambang kesedihan dari kematian


Yang menjadi suci demi sebuah


KEMERDEKAAN






Mari sahabat generasi harapan


Kasihan mereka para pahlawan


Darah mereka terlalu berharga untuk kita lupakan


Hingga kita lupa pada perjuangan






Mari sahabat generasi impian


Kasihan mereka para pejuang


Nyawa mereka terlalu berarti untuk kita tinggalkan


Hingga kita kupa,


Tugas kita

Meneruskan sebuah perjuangan


Yang Menjadi renungan


Merah Putih






Kita adalah harapan meraka, para pejuang kemerdekaan tak memikirkan apa yang mereka dapat dari kemerdekaan tersebut. Mereka hanya ingin negara Indonesia ini merdeka, sebagai warisan untuk anak cucu mereka yaitu kita. Mereka berjuang agar kita tak perlu merasakan ketakutan, tak perlu merasakan penjajahan, tak perlu melihat darah bertumpahan, mayat bergelimangan, tangisan - tangisan yang ditingggalkan.




Puisi cinta tanah air semoga menjadi sebuah pengingat agar kita lebih bisa berterima kasih kepada mereka sang pahlawan kemerdekaan, yang telah mengorbankan diri mereka demi kedaulatan bangsa. Semoga kita lebih bisa menjaga harapan mereka dan meneruskan perjuangan mereka agar negara ini semakin maju dan sejahtera menuju negara impian.






Terima kasih telah mengunjungi artikel Puisi Cinta Tanah Air Nusantara Indonesia Yang menggetarkan semoga ada manfaatnya. Salam Perjuangan
Share:

Puisi Kerinduan Untuk Sang Kekasih


Puisi Kerinduan Untuk Sang Kekasih


puisi galau







puisi galau

Manusia adalah makhluk yang diciptakan Tuhan dengan istimewa. Ia dikaruniani rasa cinta. Semua manusia pasti pernah mengalami rasa kerinduan terhadap sesuatu yang lain. Entah itu kepada Tuhan, entah itu kepada sesamanya. Rindu itu muncul sebagai akibat dari perasaan cinta yang timbul dalam hati. Karena perasaan cinta akan mendorong perasaan seseorang untuk selalu dekat dengan sesuatu yang dicintainya. Jarak yang membatasi atau menghalangi sebuah pertemuan juga merupakan ihwal dari kerinduan yang muncul.






Pertemuan adalah muara kerinduan seseorang terhadap seseorang yang dicintainya. Namun terkadang pertemuan yang kita harapkan berbalas piatu. Nah, salah satu jalan menuju pertemuan adalah dengan bersastra. Dengan sastra kita dapat mentransformasikan kegelisahan kita yang muncul dalam hati dengan bahasa-bahasa yang indah dalam bentuk puisi. Maka dengan menulis puisi merupakan media yang positif untuk melampiaskan perasaan-perasaan yang timbul dalam hati, termasuk rasa rindu dan cinta.


Oleh: Iis Sugiarti






Pertemuan pandang yang masih kurindu.


Walau lukalukanya masih menampar di dada.


Ketika menemukan kembali pendar mata yang pernah menjelma purnama hampir sabit.


Setelah banyak windu berlalu.






Aku tersenyum simpul.


Wajahku memerah.


Mendekat.


Acuh.


Berlalu.


Seketika hujan turun dari kelopak mawar membawa badai luka yang duka.








KAU AKU DAN HUJAN


Oleh: Iis Sugiarti






Kau aku adalah sepasang kekasih, yang


Saling merasakan hujan


Saling mengerjapkan mata


Saat rintiknya terjatuh ke dada


Lalu kau aku berkejaran, bertelanjang hati


Meluruhkan rindu yang hampir membatu





Pondok Pena, 2016




ALBUM KERINDUAN


Oleh: Iis Sugiarti


Menyusuri jejak kenangan yang baunya masih tercium lekat, sepanjang jalan.


Aku tak peduli dengan kegilaan ini.


Menunggumu yang tak seperti biasanya,


lalu kuambil langkah lebih cepat dari biasanya, hingga pada rumah yang pernah menghidangi kita madu.


Menerawang sekeliling kudapati meja kita bercengkrama.


Aku melempar sajak kerinduan yang membuncah.


Kala kau pergi meninggalkan gelisah dan airmata.


Kuanggap ini adalah keromantisan


dengan setiap cecap kata-katamu yang menelusup ke seluruh aliran darah.


Hingga bermuara di telaga hatiku.








RINDU


Oleh: Iis Sugiarti






Menunggumu adalah puisi kerinduan yang mengeliatkan sekujur tubuh.


Merampok waktu untuk menyambut bayanganmu adalah kenakalan di antara hibuk hari-hariku. Terkadang nanar jemalaku,






lantaran pertemuan masih jauh di perujungan waktu.


Inginku melipat almanak yang tergantung di dinding-dinding itu.


Agar aku tak lagi menghitung hari yang entah.


Biarlah aku tak mengenal waktu.


Hingga sampai pada pertemuan kita yang merajut kisah paling puisi.

RAMPAI KERINDUAN


Oleh: Iis Sugiarti






Wajahmu adalah kerinduan di setiap jejal waktu.


Meruapkan jigrah,


ketika kau menuliskan persajakkan.


Sedang aku tersipu di sudut panggung.


Menggelegar seluruh urat pernadian,


tersebab senyummu mengajak bibirku membaca rampai kata penuh makna.






Rindu memang sesuatu yang membutuhkan pelampiasan. Namun sebagai manusia yang punya budi, hendaklah dalam melampiaskan kegelisahan-kegelisahan yang ada di dalam hati dengan cara yang positif. Selain dari pada itu dengan berpuisi juga bisa dijadikan wahana kita dalam memperhalus budi dan menumbuhkan sensitifitas atau kepekaan yang bagus terhadap fenomena-fenomena di sekitar kita. Yang terkadang kebanyakan orang mengabaikannya. Padahal sesuatu tersebut dapat berpengaruh besar terhadap kehidupan kita. Maka melalui media sastra selain sebagai wadah untuk menampung segala kelucak di dalam hati kita, juga sebagai media memperhalus budi dan melatih kepakaan sosial kita.


Sekian, selamat bersastra…
Share:

Puisi Cinta Terlarang


puisi galau

Puisi Cinta Terlarang
puisi cinta



Kenalkan namaku Ani, sejujurnya butuh keberanian untuk menulis cerita ini. Aku merupakan anak terakhir dari 5 saudara. Ayah dan Ibuku telah meninggal semenjak aku masih kecil dan selama ini, kebutuhan hidup pasca kematian orangtuaku ditanggung oleh kakak tertuaku yang memiliki selisih umur 10 tahun lebih tua dariku.






Ketika cerita ini di tulis, umurku 18 tahun. Aku masih duduk di sebuah sekolah favorit di kotaku. Kini aku tinggal bersama dengan kakak perempuanku yang telah menikah. Namanya, Rina. Kak Rina telah memiliki seorang suami yang bisa dibilang begitu perhatian, pengertian dan ku lihat sangat lembut.






Hidup bersama kakak dan kakak ipar membuatku menerima dua konsekuensi. Konsekuensi positif dimana aku bisa menghabiskan waktu bersama dengan keluarga sehingga tidak ada rasa sepi meski tak lagi memiliki orang tua konsekuensi yang kedua, karena kebersamaan itulah, aku jtauh cinta pada kakak iparku sendiri.






Ah, aku sampai lupa. Selain baik, kakak iparku juga cerdas. Kata kak Rina, dulu ketika kak Anwar ( Nama kakak iparku ) masih bersekolah, ia sering mengikuti olimpiade sains. Karena kecerdasannya itulah ia mendapatkan beasiswa dan kini menjadi seorang motivator dan agen travel.






Awalnya semua baik - baik saja, namun entahlah, tanpa ada kejadian istimewa, kebersamaan aku dengan kakak iparku menjadikan perasaanku berubah, ada rasa bahagia ketika aku bersama nya, pun ada rasa yang tak bisa aku lukiskan ketika aku tak bisa melihat wajahnya.






Hingga kini, hanya aku yang tahu akan cintaku ini. Karena aku sadar cinta ini adalah cinta terlarang. Akan ku pendam hingga aku menemukan cinta yang pantas aku cintai dan semoga, aku mendapatkan yang lebih indah dari kakak iparku.







Jauh, di hatiku




Bagaimana cinta bisa hadir di dalam diri ini

Sementara sang pencinta haram atas cintanya

Dosa mengintai cinta in

Tak sepantasnya bermuara dengan kalam asmara




Mengapa cinta ini tumbuh begitu subur

Menggelora seperti darah yang mengaliri sel - sel hidupku

Adakah ini sebatas ujian

Atau hanya rasa yang hinggap lalu berlalu?




Rinai cinta bergerincing dalam dada

Mengamuk seperti raksasa sedang murka

Aku tersedak, sesak dan terus terdesak

Cinta ini tak semestinya kumiliki




Tak sepantasnya kupendam

Tak elok pula ku kungkapku

Ingin kubunuh saja hingga tak bernama

Agar kasih ini tetap pada kodratnya









Terima kasih untuk siapapun yang telah membaca ceritaku. Semoga kalian tidak merasakan hal yang sama, seperti yang aku rasakan. Salam persahabatan.
Share:

PUISI PACARAN JARAK JAUH

PUISI PACARAN JARAK JAUH

 puisikamut,puisidankamut,puisi cinta,puisi galau,puisi sedih,puisi persahabatan,puisi romantis,kumpulan puisi sedih,kumpulan puisi sedih dan galau,kumpulan puisi cinta,kumpulan kata mutiara,kumpulan kamut,kamut,kata mutiara cinta,puisi lingkungan sekolah,kumpulan puisi,kumpulan kata mutiara

puisi galau

Long distance relationship atau hubungan jarak jauh merupakan jenis hubungan yang benar - benar menyita kesabaran. Jika kita benar - benar cinta, sudah pasti ada rindu yang siap menerkam kita kala kita sedang sendiri. Tak hanya itu, pernahkah terbetik kekhawatiran bahwa pada dasarnya kita tidak tahu apa - apa tentang dia, apa yang sedang ia perbuat ketika jauh di sana? Inilah ujian kesetiaan yang harus terlewati melalui labirin - labirin kepercayaan.

Pacaran jarak jauh memiliki tingkat kegagalan yang besar kecuali telah ada dalam diri masing - masing pasangan kepercayaan dan kesetiaan untuk dijadikan sebagai patokan langkah dan pengendalian emosi. Ketika pacaran jarak jauh tanpa didasari dengan kesadaran untuk saling mengerti dan mempercayai, yang terjadi adalah kecurigaan yang tak henti - hentinya mengundang cemburu.


Untuk itu, bagi kamu - kamu semuanya yang hingga kini masih menjalin hubungan jarak jauh dengan kekasih mu, belajarlah percaya dengan dia. Jika tidak percaya, jangan sita waktu, jangan buang energimu dan jangan biarkan kamu tersiksa. Putus kan saja cari yang dapat kamu percaya. :)

Oke, kawan Dunia Puisi, kesempatan kali ini, kita akan memberikan beberapa contoh puisi pacaran jarak jauh yang khusus buat kamu - kamu semua para long distancer.
JAUH


Bagaimana bisa kupintal waktu tanpa mu
Menyulam rinduku sendiri
Hingga letih menanti di tiap detak jantungku
Rasanya, Jauh menggapai impian bersamamu

Lingkaran - lingkaran syetan menggodaku
Saat kau tak disini,
Mereka menyuguhkan janji bahagia
namun tanpa dirimu
Katamu,
Tetaplah setia pada satu janji
janji kebersamaan kita
namun, apakah jarak ini begitu dekat
Untuk dilalui bersama rinduku yang tak berkurang

Kasihku,
Jika ini adalah takdir kita
Terpisah dalam rengkuh nafas yang jauh
Biarlah,
karena cintaku terpatri di satu hati
Hatimu
Dalam dekap kenanganku

Rindu Memelukku

Apa yang bisa kuperbuat
Hanya memeluk kenangan yang membekas
Dari senyum yang terlukis dari serat bibirmu
Dari suara yang terngiang merdumu

Rindu memelukku
Erat hingga aku terkesiap
Sesak hingga nafas kian mendesak
Aku merindumu

Menunggu seperti menanti datangnya bintang
Setiap hari dapat kulihat
Tapi tak bisa kugenggam
lalu, tinggalah sepi mencumbu rindu
Jarak Dan Cinta


Kuhitung berapa jauh kita terpisah
hanya berapa kilo,
Ratusan tak menandakan apapun
karena jauh atau dekat
Tak bertemu adalah sebab dari segala rindu

Bilakah ia disamping rumahku
Rindu tetap saja mengamuk di hatiku
Memecahkan segala ketahanan yang ada
Dan begitulah cintaku yang rapuh

Bilakah ia jauh,
Tak ada sebab cinta kan lebih mengerti
karena jarak dan cinta
hanya sebatas nilai
Yang akan terhapus oleh rasa yang tak ternilai

Sekian beberapa artikel dari saya, mungkin tidak terlalu bagus. Tapi itulah ungkapan rindu dari saya untuk kekasih saya yang sekarang sedang jauh mencari ilmu.
Share:

Puisi-Bintang yang paling terang

Puisi-Bintang yang paling terang

puisi romantis

 

Ketika di hatimu tercipta nada kerinduan
Tataplah langit senja yang telah menjingga
Kau akan temukan aku di sana dengan senyuman
Kau akan mengingatku bersama jalinan kasih yang pernah ada
Ketika di hatimu mulai timbul serpihan keraguan
Bersama airmata yang perlahan turun terasa
Kutunjuk bintang di sudut langit malam perpisahan
Kausesali perkataanmu, kausesali pujianmu, untuk aku yang kaucinta
Katamu…aku adalah bintang yang paling terang
Selalu ada untuk menyinari hamparan langit malam
Pujimu…cahayaku yang paling benderang
Hingga di mana pun engkau berada, kau akan melihatku walau temaram
Dan ternyata kaubenar, aku adalah bintang yang paling terang
Cahayaku telah habis terkikis, seiring waktu yang menjelma garang
Karena bintang yang paling terang adalah bintang yang paling cepat mati
Dan aku telah menyerah pada takdir yang mengharuskanku untuk selamanya pergi.
Share:

Weekly Posts

this site works with affiliates itunes, if you are looking for the book or the other its. please type in the search field here Book Search :

New Post

Robert D. Kaplan - The Return of Marco Polo's World

Kategori: Politik & Peristiwa Terkini Diterbitkan: Mar 06, 2018 Penerbit: Grup Penerbitan Rumah Acak Penjual: Penguin Random Hous...

KUMPULAN PUISI

10 best america poem 10 poem chines 10 puisi irlandia 10 puisi mesir 100 best sad poems ARTO MELLERI Ahmet Muhip Diranas Alexander Goldstain Amrita Pritam Amud D roger Andre duhaime Anthony Greer Arhippa Perttunen Arnold bennett Arthur Rimbaud Asik Veysel Asrul Sani Ataol Behramoglu Atilla ilhan Aziz Nesin BUMMEI TSUCHIYA Bai Juyi Barth martinson Ben Jonson Benjamin Franklin Best Mothers Poems Bisa Yucel Bob Micthley Brandee Augustus Brigitte DORFINGER Cahit Kulebi Can Yucel Carol Lebel Cemal sureya Cenk sibernetika Chiyo Fukumasuya Christopher Marlowe Chrystele Goncalves Claire Bergeron Claire McQuerry Cornelius Eady Cui Hao Cynth'ya Reed D.H.Lawrence DAKOTSU IIDA Daftar Isi Tanka dari Patrick dan Daniele Dale carnegie Daniel Birnbaum Daniele Duteil Dave Austin Deborah Landau Deepak Chopra Deklam Dominique Dictionary of Tolerance and Citizenship Dominique Chipot Dorothea lasky Douglas wj Du Fu Du Mu Edip Cansever Edmund Spenser Elias Lonnrot Elizabeth alexander Ella Wheeler Wilcox Emha Ainun Najib Emoi et toi Erin Elizabeth Ernest Hemingway Eva Gerlach F William Broome FUMI SAITO Fazıl Husnu Daglarca Feridun Duzagac Florence Murphy Francisco X alarcon Friedrich HELLER Gail Mazur Gaius Valerius Catullus Gao Qi Gaston Miron Gazel japanese poem-poetry Geoffrey Chaucer George Wither Ginette chicoine Glen D lovelace Gretta B palmer Gwendolyn brooks Gypsy-Folk HANNU SALAKKA HARRI NORDELL HEKIGODO KAWAHIGASHI Han Yu Han Yuefu Hart Crane Heidelore RAAB Heidi VAN SCHUYLENBERGH Henry Howard Holbrook Jackson Howard nemerov Hugo dufort Ingrid GRETENKORT Ishikawa Tabuboku Isolda Stefanel Isolde Helga SCHÄFER Izumi shikibu Mikki JARI TERVO James Whitcomb Riley Jane Kenyon Janick Belleau Jean Dorval Jeanne Painchaud Jennifer Foerster Joan Naviyuk Kane John Domino John Donne John Keats John Skelton John townsend Jorge Luis Borges Jorie Graham Julien Gargani June Jordan Jutta CZECH KARI ARONPURO KENKICHI NAKAMURA KIRSTI SIMONSUURI KUNIYO TAKAYASU KYOSHI TAKAHAMA Kamut galau Kata Mutiara Rohani Kay P M- Devenish Kisah Tidak Murni KoKinshu Kobayashi Issa Kumpulan Kata Kata Galau Kumpulan cerita rakyat Kumpulan kata Mutiara Kumpulan puisi untuk ibu bahasa inggris Leland waldrip Li Bai Li yu Lily Twinkle Liu Zongyuan Louis macneice Luciano R.mendes Luo Binwang Lydia Maria Child Lynda Hull MIKIKO NAKAGAWA MIZUHO OTA MOKICHI SAITO Margarita Engle Margret BUERSCHAPER Marilyn L taylor Marry Hickman Martin BERNER Mary Jo Bang Mary Sidney Herbert Matro Matsuo Batsho Maurus Young May Yang Mei yaochen Meng Jiao Meng haoran Michael Drayton Michel berthelin Michele Wolf Mildred Barthel Mitos dan Realitas Monika Sok Monika Thoma-Petit NOVEL Nathalie Dhenin Nazım Hikmet Nikki giovani Nobuyuki Kobayashi Ontrei Malinen Opaline allandet Orhan Veli Kanik Oshikochi no Mitsune Ouyang Xiu Ozdemif Asaf Ozdemir Asaf POEM PUISI ANAK ANAK PUISI DAN KAMUT PUISI REMAJA Pathways to the Other Patrici Smith Patrick Kavanagh Patrick Simon Petra SELA Philip Sydney Philippe Quinta Puisi Amrita Pritam Puisi Cinta Puisi Gombal Puisi India Puisi Islami Puisi Kemerdekaan Puisi Lingkungan Sekolah Puisi Malaysia Puisi Persahabatan Puisi Tahun Baru Puisi Turki Puisi bahasa korea Puisi dari turki Puisi jawa Robbie Klein Robert Herrick Robertinus Agita Ruth Stone Ryokan SANKI SAITO SEISENSUI OGIWARA SHUOSHI MIZUHARA SUJU TAKANO Sage Sweetwater Samuel Daniel Sandrine Davin Seamus Heaney Sezen Aksu Sharon Wang Shedding light Shiki Sir Henry Wotton Sir Philip Sidney Soner arica Stevens curtis lance Su shi Sudeep Sen Sunay Akin Sydney J harris TAEKO TAKAORI TAKAKO HASHIMOTO TIINA KAILA TSUTOMU YAMAGUCHI Taigi Tao Qian Taufik Ismail Tessa Micaela The song of hiawatha Thomas Campion Thomas Nashe Thomas Wyatt Tom Hyland Umit Yasar Oguzcan W.B yeats WS Rendra Wallace Stevens Wang Wei Werner Erhard Wilfred A peterson William Dunbar William Shakespeare YAICHI AIZU Yamamoto Eizo Yannis ritsos Yasuko Nagashima Yataro Yavuz Bulent Bakiler Yilmaz Erdogan Yu Hsi Yue Fu Zen Ikkyu Zuhal Olcay adrienne rich alexander pope bab2 baca puisi gratis egypt poems finlandia gary soto george Herbet george friedenkraft james george james wright jessie e.sampter john milton john rollin ridge joseph addison joseph brodsky kata kata sedih linda gregg longfellow luqman sastra makoto kemmoku marc jampole pengertian kamut phillip freneau phillis wheatley poem from egypt poem turkh poetry turkh puisi puisi alam puisi bahasa inggris puisi finlandia puisi french puisi galau puisi guru dan siswa puisi inggris puisi inggris translate indo puisi irlandia puisi jepang puisi kamut terbaru puisi kehidupan puisi lingkungan puisi motivasi puisi pendek puisi sedih dan galau puisi sedih dan galau terbaru puisi tentang mesir puisi teraneh puisi terkocak sam levenson sam sax sir john suckling ulanpurnamasari william Blake william wordsworth witter Bynner
Copyright © puisi dan kata mutiara | Powered by site