
Seorang Ibu yang Adil dari Mimpi Saya
Seorang wanita cantik dari sayangku
Dan sedikit mimpi kekanak-kanakan,
Setelah membiasakan diri
Di dekat jendela,
Melihat keluar melalui itu untuk merasa sedih
Dalam matahari terbenam yang suram.
Di bawah naungan pohon willow yang glossy,
Tepat di luar jendelanya,
Dia takut angin mungkin timbul
Dan gerakkan gaya rambutnya yang tinggi.
Sebelum dia berbicara, dia merahasiakan,
Seperti ceri matang-rusak,
Seperti patung es, cair;
Tapi sebentar lagi dia menggerakkan bibirnya-
Serangkaian wangi catatan,
Tremulous dan golden-busts keluar
Untuk mengisi udara dengan keharuman.
Saat dia membelok ke samping
Keindahannya mungkin menjadi subjek
Dari lukisan lisan berikut ini:
Sideways adalah inclining,
Rambut jade-nya menurun;
Arus busuk lengkung alisnya,
Seperti bulan baru berbaring dan
Ke kuil beludru nya mengundurkan diri.
Saat dia berjalan, anugerahnya
Bisa digambarkan sebagai berikut
Parlance of delight:
Dia memindahkan langkahnya, licik
Dan cantik; Kulitnya yang lembut terdengar,
Seperti anak kecil;
Jadi anggun lembut
Dan begitu tak berdaya tidak dewasa,
Seperti ranting panjang willow yang menangis
Sebelum dia memutar dengan lembut
Dan angin sepoi-sepoi lembut memudar.
Dengan ringan mencelupkan syalnya yang kotor,
Angin sepoi-sepoi menancapkan pinggangnya yang ramping
Dengan sentuhan membelai. . .
Masih memerah dan telanjang
Dia menunjukkan dirinya sendiri
Saat dia yakin sendirian,
Dalam kesendirian,
Melonjak di udara pertengahan dan seterusnya
Keabadian abadi tanpa henti.
Weekly Posts
-
Sejarah dan bibliografi Tanka dan haiku Pengantar tanka Prancis (kutipan) Beberapa hal telah ditulis di Francophonie di tanka . Namun...
-
Sahabat Cinta Karya : Robertinus Agita puisi cinta Lembaran daun cinta terbang bebas Tersapu angin rindu yang halus menggo...
-
All plucked off— a chicken's feathers lying under a winter moon. Into a white peach the edge of a blade is thrust— the seed has be...
-
Puisi bahasa korea-Engkau.. Masa Lalu Ku 당신 .. 내 과거 이봐, 당신은 어떻게 내 과거 는 ? 아, 그것은 당신에게 내 과거 를 호출 싫어 느낌 하지만 당신은 kenyatanya 구 과거의 것 어쩌면 ,...
-
poem-poetry-haiku Gadis itu memotong buluh Ternyata wajahnya menghadap ke langit dan menyisir rambutnya. Sebuah ruang bait suci...
-
Puisi cinta - Luka Lama Baru kemarin ku cium wangi sang mawar.. menikmati indahnya,bermimpi bersamanya, sampai ku terbawa dalam ...
-
poem-poetry-haiku Without an ending, the falling snow. What will it bring? A tumbled-down scarecrow's face and over it t...
-
Baca Pelan Pelan, Seru ini ^_^ BEBERAPA HAÏBUNS Nasib yang menakjubkan seperti yang terkenal dari Matsuo Munéfusa ini. Jika hari ini, ...
-
Puisi inggris Odysseus to Telemachus by Joseph Brodsky My dear Telemachus, The Trojan War is over now; I don't recall who ...
-
THERE was a child went forth every day; And the first object he look’d upon, that object he became; And that object became part of him fo...